JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen berkelanjutan Bank Jatim dalam memberikan dukungan bagi para pelaku usaha mikro.
Langkah strategis perbankan daerah tersebut dinilai menjadi pilar utama dalam mempercepat proses pemerataan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur.
Melalui skema pembiayaan yang tepat sasaran, sektor UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat dan menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi regional di masa depan.
Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pembiayaan Inklusif
Khofifah menegaskan bahwa akses permodalan yang mudah bagi pelaku usaha kecil sangat krusial untuk memastikan bahwa roda perekonomian tetap bergerak hingga ke pelosok desa.
Bank Jatim sebagai mitra pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyalurkan kredit yang kompetitif agar para pengusaha lokal bisa naik kelas secara mandiri.
Pemerataan ekonomi hanya bisa dicapai jika sektor akar rumput mendapatkan perhatian serius dari lembaga keuangan melalui program-program yang bersifat inklusif serta berkelanjutan.
Optimalisasi Digitalisasi Layanan Perbankan Untuk Pengusaha Lokal
Selain dukungan permodalan, penguatan sektor UMKM juga sangat bergantung pada adaptasi teknologi digital yang kini sedang digalakkan oleh manajemen Bank Jatim secara masif.
Gubernur berharap inovasi layanan perbankan digital dapat mempermudah para pelaku usaha dalam mengelola keuangan serta memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Transformasi digital ini menjadi kunci penting bagi Jawa Timur untuk tetap kompetitif dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis dan penuh dengan persaingan.
Sinergi Strategis Antara Pemerintah Daerah Dan Perbankan
Kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Bank Jatim terus diperkuat guna menciptakan ekosistem usaha yang kondusif bagi masyarakat luas di daerah.
Khofifah menyampaikan pada hari Rabu 11 Februari 2026 bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan melalui pemberdayaan sektor produktif yang ada di masyarakat.
Dukungan nyata berupa pendampingan usaha juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari strategi besar untuk memastikan setiap modal yang disalurkan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Mendorong UMKM Sebagai Tulang Punggung Stabilitas Nasional
Pemerintah optimistis bahwa dengan penguatan modal dari Bank Jatim, sektor UMKM akan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai fluktuasi pasar yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Sektor ini telah terbukti menjadi penyelamat ekonomi saat masa krisis sehingga keberadaannya harus terus dijaga dan dikembangkan melalui berbagai kebijakan fiskal dan perbankan yang pro-rakyat.
Khofifah meyakini bahwa pemerataan ekonomi yang merata akan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh warga Jawa Timur serta memperkokoh struktur ekonomi nasional secara keseluruhan.