Polri Komitmen Dukung Penuh Program Strategis Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01:01 WIB
Polri Komitmen Dukung Penuh Program Strategis Pemerintah

JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2026 dengan menggarisbawahi komitmen kuat Korps Bhayangkara untuk mendukung serta mengawal penuh semua program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam rapat ini, Kapolri mengungkapkan bahwa Polri memiliki peran besar dalam memastikan keberhasilan berbagai program pemerintah yang berdampak langsung pada kemajuan negara.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden dalam Rapim TNI-Polri yang digelar pada 9 Februari 2026, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan pemerintah dalam merealisasikan target-target penting, mulai dari swasembada pangan hingga hilirisasi industri. 

Kapolri juga memastikan bahwa setiap program prioritas akan mendapatkan pengawasan dan dukungan maksimal dari jajaran kepolisian agar dapat tercapai dengan optimal.

Fokus Utama Polri dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026

Dalam Rapim Polri tahun 2026, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa fokus utama yang akan diambil oleh Polri adalah mendukung penuh pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026. 

Beberapa sektor utama yang menjadi sorotan adalah ketahanan pangan, ketahanan energi, dan program hilirisasi industri yang dianggap sangat penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Kapolri menyatakan bahwa Polri akan berperan aktif dalam mengawal dan mendukung upaya pemerintah di bidang swasembada pangan. Selain itu, Polri juga akan berfokus pada pengawasan dan pengamanan yang memastikan program-program seperti pengembangan energi dan hilirisasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan. 

"Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program kerja pemerintah, khususnya di bidang swasembada pangan, energi, serta hilirisasi," ujarnya dengan tegas.

Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas untuk Ekonomi

Jenderal Sigit menyadari bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan elemen yang tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan pembangunan ekonomi. 

Untuk itu, Kapolri menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menjaga Kamtibmas yang kondusif. Tanpa dukungan tersebut, upaya pemerintah dalam mencapai sasaran-sasaran pembangunan bisa terhambat.

"Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera," ujar Kapolri.

 Dengan adanya kerjasama yang baik antara Polri dan instansi pemerintah lainnya, diharapkan Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan menjadi negara dengan perekonomian yang tangguh.

Program Polri untuk Ketahanan Pangan dan Isu Sosial

Selain membahas isu makro ekonomi, Rapim Polri juga membahas langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh Polri dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 

Kapolri memastikan bahwa program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dilaksanakan Polri akan terus berlanjut, dengan tujuan memperbaiki gizi masyarakat di daerah-daerah yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Polri akan fokus pada penyelesaian program penanaman jagung di berbagai lahan yang telah disiapkan. "Kami menargetkan agar seluruh lahan yang telah disiapkan untuk penanaman jagung dapat tertanam sepenuhnya pada akhir tahun 2026," ungkap Jenderal Sigit. 

Program ini diharapkan dapat membantu menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan pangan lebih tinggi.

Mencegah Kebocoran Anggaran dan Ciptakan Lapangan Kerja

Selain isu ketahanan pangan, Rapim Polri juga menyoroti beberapa masalah strategis lainnya, seperti pengelolaan sampah dan peran Polri dalam pengawasan anggaran negara. 

Kapolri memberikan instruksi kepada jajaran kepolisian untuk terus bekerja keras dalam mencegah kebocoran anggaran negara, serta memastikan bahwa pemasukan negara dapat optimal.

Tidak hanya itu, Polri juga berfokus pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang dapat menciptakan efek berganda, Polri diharapkan bisa berkontribusi pada pengurangan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Kapolri menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja ini sangat penting mengingat situasi ekonomi global yang dinamis, di mana Indonesia perlu memastikan perekonomiannya tetap berjalan stabil.

Mengawal Keberhasilan Program Pemerintah dengan Sinergi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Rapim Polri dengan menekankan kembali pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mengawal program-program strategis nasional. 

Polri tidak hanya bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung berbagai sektor pembangunan yang berpotensi membawa dampak positif bagi kemajuan Indonesia.

Diharapkan dengan dukungan penuh dari Polri, berbagai program pemerintah di bidang pangan, energi, dan industri dapat berjalan dengan baik. Sinergitas yang terjalin antara Polri dan pemerintah juga akan membantu menciptakan Indonesia yang lebih berdaulat, sejahtera, dan siap menghadapi tantangan global.

Terkini