ChatGPT Mulai Tampilkan Iklan OpenAI Tegaskan Jawaban Tetap Netral

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:32:16 WIB
ChatGPT Mulai Tampilkan Iklan OpenAI Tegaskan Jawaban Tetap Netral

JAKARTA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini memasuki fase baru yang semakin dekat dengan model bisnis digital. ChatGPT, chatbot AI besutan OpenAI yang telah digunakan jutaan orang di berbagai negara, bersiap menghadirkan perubahan penting dalam pengalaman pengguna, yakni dengan mulai menampilkan iklan.

Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan ChatGPT sebagai produk teknologi global. Meski iklan mulai diperkenalkan, OpenAI menegaskan bahwa kualitas jawaban AI tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan terpengaruh oleh kepentingan komersial.

Rencana ini diumumkan OpenAI melalui unggahan resmi di blog perusahaan. Dalam pengumuman tersebut, OpenAI menjelaskan bahwa uji coba penayangan iklan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, dan privasi pengguna.

Uji Coba Iklan pada Pengguna Tertentu

OpenAI menyatakan bahwa dalam beberapa minggu ke depan, iklan akan mulai ditampilkan kepada pengguna dewasa di Amerika Serikat yang menggunakan ChatGPT versi gratis dan paket Go. Iklan ini akan muncul di bagian bawah percakapan pengguna dengan chatbot.

Dilansir dari Engadget pada Sabtu, OpenAI menegaskan bahwa iklan tidak akan memengaruhi jawaban yang dihasilkan ChatGPT. Dengan kata lain, respons AI tetap bersifat netral dan tidak disesuaikan dengan kepentingan pengiklan.

“Iklan akan diberi label dengan jelas dan dipisahkan dari jawaban organik,” kata OpenAI.

Penegasan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran pengguna terkait potensi bias atau manipulasi informasi akibat kehadiran iklan. OpenAI memastikan bahwa batas antara konten iklan dan jawaban AI akan dibuat setransparan mungkin.

Selain itu, OpenAI menekankan bahwa kebijakan ini tidak berlaku secara global dalam waktu dekat, melainkan masih terbatas pada wilayah dan segmen pengguna tertentu sebagai bagian dari tahap uji coba.

Pembatasan Konten dan Perlindungan Pengguna

Dalam penerapan iklan ini, OpenAI juga menetapkan sejumlah batasan ketat terkait jenis topik yang tidak akan disisipi iklan. Perusahaan memastikan bahwa iklan tidak akan muncul ketika pengguna membahas topik sensitif.

Topik yang dikecualikan dari penayangan iklan meliputi kesehatan, kondisi mental, serta isu politik terkini. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keamanan emosional pengguna serta mencegah penyalahgunaan informasi di area yang rentan.

OpenAI juga menegaskan bahwa pengguna remaja di bawah usia 18 tahun tidak akan melihat iklan di ChatGPT. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk melindungi pengguna muda dari paparan iklan yang tidak sesuai.

Terkait privasi, OpenAI menyampaikan bahwa mereka tidak akan membagikan atau menjual data pengguna kepada pengiklan. Data percakapan pengguna tetap dilindungi sesuai kebijakan privasi yang berlaku.

Pengguna juga diberikan kontrol tambahan, termasuk opsi untuk menonaktifkan personalisasi iklan serta menghapus data yang digunakan untuk menghasilkan respons bersponsor. Langkah ini memberikan kebebasan lebih besar bagi pengguna dalam mengelola pengalaman mereka.

Opsi Bebas Iklan dan Respons Pengguna

OpenAI memastikan bahwa pengguna tetap memiliki pilihan untuk menikmati ChatGPT tanpa iklan. Salah satu caranya adalah dengan berlangganan paket berbayar yang memang dirancang sebagai pengalaman bebas iklan.

“Kami akan selalu menyediakan cara agar pengguna tidak melihat iklan di ChatGPT, termasuk melalui paket berbayar yang bebas iklan,” kata OpenAI.

Selain itu, pengguna yang melihat iklan juga dapat menutup iklan tersebut. Setelah menutup iklan, pengguna akan diminta menjelaskan alasan mengapa mereka tidak berinteraksi dengan iklan tersebut.

Fitur ini memungkinkan OpenAI mengumpulkan umpan balik secara langsung untuk menyempurnakan sistem periklanan agar lebih relevan dan tidak mengganggu. Menurut OpenAI, pendekatan berbasis dialog ini menjadi keunggulan dibandingkan iklan digital konvensional.

“Dengan kemampuan AI yang ada, kami antusias mengembangkan pengalaman baru dari waktu ke waktu yang dinilai lebih membantu dan relevan dibandingkan iklan lainnya. Antarmuka percakapan membuka peluang bagi pengguna untuk melampaui pesan dan tautan statis,” kata OpenAI.

Meski menghadirkan iklan, OpenAI menegaskan bahwa fokus jangka panjang perusahaan tetap pada pengembangan produk yang memiliki nilai tinggi sehingga pengguna dan pelaku bisnis bersedia membayar untuk layanan premium.

Strategi Bisnis dan Paket ChatGPT Go

Sejalan dengan pengumuman iklan, OpenAI juga mengumumkan ketersediaan paket langganan ChatGPT Go bagi pengguna di Amerika Serikat. Paket ini sebelumnya telah diluncurkan di India pada Agustus tahun lalu sebagai opsi langganan yang lebih terjangkau.

Di Amerika Serikat, ChatGPT Go dibanderol dengan harga 8 dolar AS per bulan. Harga ini sekitar 12 dolar AS lebih murah dibandingkan paket Plus, sehingga menyasar pengguna yang menginginkan fitur tambahan dengan biaya lebih rendah.

Paket Go menawarkan batas penggunaan pesan, unggahan file, dan pembuatan gambar hingga 10 kali lebih banyak dibandingkan versi gratis. Selain itu, paket ini juga memperluas kemampuan memori dan jendela konteks ChatGPT.

Dengan fitur memori yang lebih luas, ChatGPT dapat mengingat detail percakapan sebelumnya secara lebih baik, sehingga interaksi terasa lebih personal dan berkelanjutan. Namun demikian, pengguna paket Go tetap akan melihat iklan.

Untuk pengalaman sepenuhnya bebas iklan, OpenAI menyarankan pengguna berlangganan paket Plus atau Pro. Sebelumnya, OpenAI juga dilaporkan telah menguji penayangan iklan di ChatGPT sejak akhir tahun lalu.

Seiring meningkatnya biaya pelatihan model AI dan proses inferensi, banyak pihak memprediksi bahwa iklan akan menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi layanan chatbot di masa depan.

Terkini