BRI

BRI Sebut Perpanjangan Tenor Dana SAL Perkuat Likuiditas 26 Februari 2026

BRI Sebut Perpanjangan Tenor Dana SAL Perkuat Likuiditas 26 Februari 2026
BRI Sebut Perpanjangan Tenor Dana SAL Perkuat Likuiditas 26 Februari 2026

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk menyatakan bahwa kebijakan perpanjangan tenor dana Simpanan Atas Laporan bakal memberikan dampak positif bagi penguatan likuiditas perbankan.

Langkah strategis ini dinilai sebagai instrumen yang sangat efektif dalam menjaga stabilitas pendanaan perbankan nasional di tengah kondisi pasar keuangan global yang masih mengalami fluktuasi cukup tinggi.

Pernyataan resmi mengenai penguatan struktur likuiditas melalui instrumen dana pemerintah ini disampaikan oleh jajaran manajemen pada Kamis 26 Februari 2026 guna memberikan kepastian bagi para pelaku pasar.

Melalui kebijakan ini perseroan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola ketersediaan dana jangka pendek hingga menengah untuk mendukung ekspansi kredit pada sektor-sektor produktif yang strategis di tanah air.

Optimalisasi Pengelolaan Likuiditas Perbankan Melalui Instrumen Dana SAL

Direktur Keuangan BRI mengungkapkan bahwa ketersediaan dana dengan tenor yang lebih panjang memungkinkan bank untuk melakukan penataan aset dan liabilitas secara lebih optimal dan juga efisien bagi perusahaan.

Dukungan likuiditas dari dana simpanan pemerintah ini menjadi tambahan bantalan yang kuat dalam menghadapi potensi pengetatan moneter sehingga operasional perbankan dapat berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala berarti.

Perseroan terus berupaya menjaga rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga pada level yang aman guna memastikan seluruh kewajiban jangka pendek nasabah dapat terpenuhi dengan sangat baik setiap saat.

Dampak Positif Perpanjangan Tenor Terhadap Ekspansi Kredit Mikro

Dengan struktur likuiditas yang semakin solid maka kapasitas bank dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah akan semakin meningkat secara signifikan pada tahun buku ini.

Kemampuan bank untuk menyalurkan kredit produktif dengan suku bunga yang tetap kompetitif merupakan kunci utama dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional yang inklusif bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia.

Hal ini sejalan dengan mandat pemerintah kepada bank milik negara untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyediaan modal kerja yang mudah diakses oleh para pelaku usaha kecil.

Stabilitas Rasio LDR dan Efisiensi Biaya Dana Perseroan

Manajemen menekankan bahwa pengelolaan dana SAL dengan tenor yang lebih panjang akan membantu bank dalam menjaga rasio pinjaman terhadap simpanan atau LDR pada rentang target yang telah ditentukan sebelumnya.

Efisiensi biaya dana atau cost of fund juga dapat ditekan karena bank tidak perlu terlalu bergantung pada pendanaan pasar uang antar bank yang harganya cenderung lebih mahal dan juga sangat fluktuatif.

Pencapaian margin bunga bersih yang stabil merupakan target utama perusahaan dalam menjaga profitabilitas yang berkelanjutan demi memberikan nilai tambah yang maksimal bagi para pemegang saham publik dan pemerintah.

Sinergi Strategis Antara Otoritas Fiskal dan Perbankan Nasional

Kebijakan perpanjangan tenor ini merupakan bentuk sinergi yang nyata antara kementerian keuangan dengan industri perbankan dalam menjaga ketahanan sistem keuangan nasional dari berbagai guncangan eksternal yang mungkin terjadi.

Pemanfaatan dana simpanan pemerintah di perbankan secara bijak akan memberikan efek pengganda yang positif bagi aktivitas ekonomi riil melalui perputaran uang yang lebih produktif di tengah masyarakat luas.

BRI berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama pemerintah dalam mengelola dana negara secara transparan dan akuntabel guna mendukung pembangunan infrastruktur serta program perlindungan sosial yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Optimisme Pertumbuhan Kinerja Keuangan pada Tahun Buku 2026

Berbekal likuiditas yang melimpah dan kualitas aset yang terjaga baik maka perseroan sangat optimis dapat mencapai target kinerja keuangan yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis bank tahun ini.

Kepercayaan investor terhadap saham berkode BBRI diprediksi akan semakin menguat seiring dengan fundamental perusahaan yang semakin kokoh akibat pengelolaan likuiditas yang sangat disiplin dan juga sangat profesional.

Transformasi digital yang terus berjalan juga akan mendukung efisiensi operasional sehingga bank rakyat ini dapat terus tumbuh menjadi grup perbankan yang paling bernilai di kawasan Asia Tenggara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index