Listrik

Daftar Harga Token Dan Tarif Per kWh Listrik PLN Periode Februari 2026

Daftar Harga Token Dan Tarif Per kWh Listrik PLN Periode Februari 2026
Daftar Harga Token Dan Tarif Per kWh Listrik PLN Periode Februari 2026

JAKARTA - Pemerintah melalui PT PLN secara resmi menetapkan daftar harga token serta besaran tarif per kilowatt-hour yang berlaku bagi seluruh golongan pelanggan pada periode bulan Februari tahun ini.

Ketentuan tarif ini merupakan bagian dari kebijakan penyesuaian harga energi yang didasarkan pada parameter ekonomi makro seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah, serta tingkat inflasi nasional.

Masyarakat pengguna layanan prabayar diimbau untuk memperhatikan rincian biaya beban serta pajak penerangan jalan yang memengaruhi jumlah unit daya yang diterima saat melakukan pengisian ulang token.

Daftar Tarif Listrik Per kWh Berdasarkan Golongan

Besaran tarif listrik untuk golongan nonsubsidi pada Februari 2026 terpantau tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang sedang mengalami fluktuasi.

Pada Senin 23 Februari 2026, rincian tarif untuk golongan rumah tangga menengah R-1 dengan daya 1.300 VA hingga 2.200 VA ditetapkan sebesar Rp 1.444,70 per kWh sesuai regulasi yang berlaku.

Sedangkan untuk pelanggan rumah tangga mewah dengan daya 3.500 VA ke atas, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp 1.699,53 per kWh, yang mencerminkan biaya keekonomian penyediaan energi listrik nasional.

Pemerintah juga tetap memberikan perlindungan bagi pelanggan subsidi golongan R-1/450 VA dan 900 VA, di mana tarifnya tidak mengalami perubahan guna meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu.

Mekanisme Perhitungan Unit Daya Pada Pembelian Token

Banyak pelanggan yang sering mempertanyakan perbedaan jumlah unit daya yang diterima saat membeli token dengan nilai nominal yang sama, hal ini disebabkan oleh adanya komponen biaya tambahan di luar harga energi.

Setiap transaksi pembelian token listrik akan dikenakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya bervariasi antara 3% hingga 10%, tergantung pada peraturan daerah masing-masing kabupaten atau kota.

Selain itu, terdapat biaya administrasi bank atau gerai ritel serta biaya meterai untuk pembelian dalam jumlah besar yang secara otomatis akan mengurangi nilai nominal yang dikonversi menjadi unit daya (kWh).

PLN menyarankan pelanggan untuk melakukan pengecekan struk pembelian secara teliti guna melihat rincian pemotongan tersebut sehingga masyarakat memahami jumlah kwh bersih yang masuk ke dalam meteran digital.

Stabilitas Pasokan Dan Layanan Digital PLN Mobile

Guna memberikan kenyamanan bagi pelanggan prabayar, perusahaan memastikan ketersediaan sistem transaksi pengisian token tetap handal selama dua puluh empat jam penuh tanpa adanya gangguan server.

Pelanggan sangat disarankan untuk melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile guna mendapatkan harga yang lebih transparan serta riwayat pembelian yang tercatat secara akurat di dalam perangkat ponsel.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat memantau estimasi penggunaan sisa pulsa listrik guna menghindari terjadinya pemutusan aliran daya secara tiba-tiba di malam hari akibat kehabisan kuota unit.

Inovasi digital ini merupakan bagian dari upaya transformasi pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh pelosok wilayah nusantara saat ini.

Tips Hemat Penggunaan Energi Listrik Rumah Tangga

Seiring dengan penetapan tarif terbaru, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pola hidup hemat energi dengan mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan guna menekan pengeluaran bulanan.

Penggunaan lampu hemat energi jenis LED serta pengaturan suhu pendingin ruangan secara bijak terbukti mampu mengurangi konsumsi daya hingga lima belas persen dari total penggunaan rutin rumah tangga.

Edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan juga terus digalakkan agar masyarakat terhindar dari bahaya arus pendek yang dapat dipicu oleh pemasangan instalasi yang tidak sesuai dengan standar teknis resmi.

Kepatuhan dalam membayar listrik tepat waktu serta penggunaan daya yang legal akan sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur kelistrikan demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Komitmen Transparansi Harga Energi Nasional

Transparansi mengenai harga token dan tarif per kWh merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah dalam mengelola sektor energi agar tetap kompetitif dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Segala bentuk perubahan tarif di masa mendatang akan disosialisasikan secara luas kepada publik jauh-jauh hari guna memberikan waktu bagi masyarakat dalam melakukan penyesuaian rencana pengeluaran rumah tangga.

Masyarakat dapat menghubungi layanan pengaduan resmi jika menemukan adanya ketidaksesuaian harga atau kendala teknis saat melakukan proses input kode token ke dalam perangkat meteran di rumah masing-masing.

Diharapkan dengan kepastian harga energi yang stabil pada bulan ini, produktivitas masyarakat tetap terjaga dan seluruh lapisan warga dapat menikmati akses listrik yang berkualitas dengan harga yang sangat wajar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index