Takjil Biji Salak Ubi Ungu Manis

Nikmati Ramadhan Sehat dengan Takjil Biji Salak Ubi Ungu Manis

Nikmati Ramadhan Sehat dengan Takjil Biji Salak Ubi Ungu Manis
Nikmati Ramadhan Sehat dengan Takjil Biji Salak Ubi Ungu Manis

JAKARTA - Menjelang waktu berbuka, takjil manis menjadi pilihan favorit banyak orang untuk mengembalikan energi. 

Salah satu takjil tradisional yang digemari adalah biji salak. Biasanya terbuat dari ubi kuning, kini biji salak bisa dibuat dari ubi ungu yang menambah warna dan rasa lebih menarik.

Biji salak ubi ungu memiliki tekstur lembut dan rasa manis alami. Kombinasi dengan kuah santan kental membuat hidangan ini gurih dan nikmat. Takjil ini cocok dijadikan sajian utama untuk berbuka maupun sebagai camilan tambahan bagi keluarga.

Selain manis, takjil ini juga menyehatkan karena menggunakan bahan alami. Ubi ungu kaya akan antioksidan dan serat. Dengan memilih bahan berkualitas, biji salak dapat menjadi hidangan yang aman dan lezat untuk semua anggota keluarga.

Bahan-Bahan Biji Salak Ubi Ungu

Untuk membuat biji salak ubi ungu, persiapkan 500 gram ubi ungu, 100 gram tepung tapioka, dan ½ sendok teh garam untuk adonan. Untuk kuah gula, siapkan 200 gram gula pasir, 600 ml air, 2 lembar daun pandan, ½ sendok teh garam, 2 sendok makan tepung tapioka, dan 50 ml air. Sedangkan untuk kuah santan kental, gunakan 500 ml santan, 1 sendok makan tepung tapioka, 1 lembar daun pandan, dan ½ sendok teh garam.

Pastikan semua bahan dalam kondisi segar dan bersih sebelum diolah. Ubi ungu harus dikupas dan dipotong menjadi ukuran kecil agar mudah dikukus. Bahan kuah gula dan santan sebaiknya disiapkan secara terpisah agar proses memasak lebih efisien.

Dengan bahan yang lengkap, biji salak ubi ungu bisa dibuat tanpa kesulitan. Kombinasi tepung tapioka dan santan memberikan tekstur kenyal dan rasa gurih. Perpaduan ini membuat takjil lebih nikmat dan tampilan lebih menarik di atas piring saji.

Langkah-Langkah Membuat Biji Salak

Pertama, panaskan kukusan dan masukkan potongan ubi ungu selama 15 menit hingga empuk. Setelah dingin, haluskan ubi dan campur dengan tepung tapioka serta garam hingga adonan kalis. Ambil satu sendok teh adonan, bentuk bulat, dan ulangi sampai adonan habis.

Selanjutnya, masak air, gula, daun pandan, dan garam hingga mendidih. Masukkan bola-bola ubi dan rebus sampai matang serta mengapung di permukaan. Larutan tapioka dicampurkan terakhir untuk membuat kuah lebih kental, lalu angkat dan sisihkan.

Untuk kuah santan, campur santan, tepung tapioka, garam, dan daun pandan. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mendidih dan sedikit mengental. Setelah dingin, kuah santan siap disiram di atas biji salak sebelum disajikan.

Tips Memilih Ubi Ungu Berkualitas

Pilih ubi yang berat dan memiliki kulit halus menandakan kesegaran. Hindari ubi ringan atau yang sudah lama dipanen karena kandungan airnya berkurang. Ukuran sedang lebih disarankan agar rasa manis merata dan tekstur tidak hambar.

Periksa serat pada kulit ubi; terlalu banyak serat membuat tekstur kurang enak. Hindari ubi yang masih mengeluarkan getah atau muncul bintik pada dagingnya. Ubi yang terlalu muda atau terlalu tua tidak ideal karena bisa memengaruhi rasa dan tekstur biji salak.

Dengan memperhatikan kualitas ubi, hasil biji salak lebih kenyal dan manis. Menu berbuka pun lebih lezat dan sehat. Langkah sederhana ini menjamin takjil yang nikmat dan aman untuk semua anggota keluarga.

Penyajian Biji Salak Ubi Ungu

Masukkan bola-bola ubi yang telah matang ke dalam mangkuk saji. Siram dengan kuah santan kental yang sudah dingin agar rasa lebih gurih. Hidangan biji salak siap dinikmati saat berbuka puasa atau sebagai camilan sore hari.

Takjil ini bisa disajikan hangat atau dingin sesuai selera. Kombinasi manis dan gurihnya cocok untuk semua anggota keluarga. Menjadikan biji salak ubi ungu sebagai pilihan berbuka akan menambah semangat berpuasa dan memberikan variasi takjil yang menarik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index