Bisnis Sinergi Inti

Bisnis Sinergi Inti INET Targetkan Lonjakan Pendapatan Signifikan pada 2027

Bisnis Sinergi Inti INET Targetkan Lonjakan Pendapatan Signifikan pada 2027
Bisnis Sinergi Inti INET Targetkan Lonjakan Pendapatan Signifikan pada 2027

JAKARTA - Ekspansi agresif PT Solusi Sinergi Digital Tbk (INET) diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan baru perusahaan. 

Fokus utama berada pada segmen FTTH dan IRU kabel laut. Kontribusi pendapatan signifikan diperkirakan mulai terlihat pada buku 2027.

Perluasan bisnis INET mencakup tiga pilar pertumbuhan utama, yaitu kontrak FTTH, B2C FTTH, dan IRU Sistem Komunikasi Kabel Laut. Setiap pilar diarahkan untuk mendukung ekosistem layanan digital yang terintegrasi. Pendekatan ini sekaligus memperkuat posisi INET di pasar ISP dan FiberCo nasional.

Pembangunan FTTH PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) ditargetkan mencapai 2 juta home-pass hingga tahun buku 2028. Indikasi total nilai kontrak sekitar Rp540 miliar. Hal ini menjadi salah satu bukti keseriusan INET dalam memperluas jangkauan layanan internet berbasis fiber.

IRU Kabel Laut dan Kapasitas Strategis

INET berencana memulai IRU Sistem Komunikasi Kabel Laut pada April 2026. Total kapasitas yang diamankan mencapai 20 Tbps. Sebanyak 10 Tbps menjadi pelanggan jangkar WIFI, sementara sisanya akan dimonetisasi ke ISP lain.

Langkah ini memungkinkan INET memanfaatkan infrastruktur kabel laut untuk memperkuat layanan digital di seluruh nusantara. Pendekatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan penyedia layanan lain. Strategi kapasitas yang terukur menjadi pilar pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.

Keamanan kapasitas dan distribusi bandwidth menjadi fokus utama pengelolaan IRU. Hal ini menjaga kualitas layanan dan meminimalkan risiko gangguan operasional. Pendekatan ini memastikan kontribusi segmen IRU tetap stabil terhadap pendapatan INET.

Segmen B2C FTTH dan Pertumbuhan Pendapatan

Pendorong pertumbuhan terbesar diperkirakan berasal dari segmen B2C FTTH yang mulai beroperasi pada tahun buku 2026. Target pembangunan mencakup 2 juta home-pass di Bali–Lombok dan 800.000 home-pass di Kalimantan Barat. Segmen ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan dan laba INET.

“Ketiga pilar bisnis baru ini masih sangat terkait secara operasional dengan WIFI, dengan risiko eksekusi, khususnya kualitas layanan dan churn, yang sebagian besar ditanggung INET dalam kontrak FTTH,” ungkap Kafi dan Erindra. 

Pernyataan ini menegaskan pentingnya sinergi operasional antara INET dan WIFI. Kualitas layanan menjadi faktor penentu keberhasilan ekspansi B2C FTTH.

Selain pertumbuhan home-pass, strategi harga dan promosi juga menjadi pendorong akselerasi pendapatan. INET menyiapkan paket layanan yang kompetitif untuk menarik pelanggan baru. Hal ini diharapkan menjaga pertumbuhan pendapatan tetap tinggi pada periode 2027–2028.

Proyeksi Pendapatan dan Laba INET 2027

Kafi dan Erindra memproyeksikan akselerasi signifikan pada pendapatan dan laba mulai tahun buku 2027. Peluncuran B2C FTTH menjadi pemicu utama pertumbuhan ini. Meski terdapat ketidakpastian struktur komersialisasi, peluang pertumbuhan tetap lebih dominan dibandingkan risiko.

Perusahaan menekankan bahwa pengelolaan risiko operasional dilakukan secara cermat. Evaluasi kualitas layanan dan mitigasi churn menjadi prioritas manajemen. Langkah ini menjadi kunci keberhasilan pencapaian target laba dan pendapatan yang agresif.

Pendekatan strategis INET juga mencakup diversifikasi pendapatan melalui kontrak FTTH dan IRU kabel laut. Sinergi antar pilar ini memaksimalkan kontribusi tiap segmen. Hasilnya, pertumbuhan konsolidasi pendapatan menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.

Valuasi dan Posisi INET di Pasar ISP/FiberCo

Berdasarkan proyeksi konsensus, INET diperdagangkan pada valuasi EV/EBITDA 15,1 kali untuk 2026 dan 9,4 kali pada 2027. Angka tersebut masih wajar bagi emiten sektor ISP/FiberCo. Kondisi ini menegaskan prospek positif INET di pasar modal.

Strategi agresif ekspansi dan tiga pilar pertumbuhan utama menjadi dasar valuasi yang menarik bagi investor. Pendekatan yang terukur memastikan pertumbuhan berkelanjutan. Posisi INET semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemain dominan di industri digital dan internet fiber nasional.

Keberhasilan eksekusi proyek FTTH, B2C FTTH, dan IRU Kabel Laut menjadi kunci utama. Pertumbuhan pendapatan dan laba 2027 mencerminkan potensi INET yang menjanjikan. Dengan langkah strategis yang tepat, Bisnis Sinergi Inti (INET) Bakal Melejit 2027 menjadi kenyataan nyata.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index