JAKARTA - Bek tangguh Marc Guehi dipastikan tidak dapat memperkuat Manchester City dalam partai puncak ajang Carabao Cup.
Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari manajer City yakni Pep Guardiola yang merasa sangat dirugikan secara taktis.
Persoalan administratif menjadi ganjalan utama yang membuat sang pemain harus absen dalam laga penentuan gelar juara tersebut.
Situasi pelik mengenai status bermain Guehi ini mencuat ke publik pada hari Jumat 6 Februari 2026 pagi.
Larangan tampil ini berkaitan erat dengan aturan partisipasi pemain yang sebelumnya sudah pernah membela klub lain di kompetisi.
Pihak otoritas liga menegaskan bahwa regulasi tersebut berlaku secara mutlak bagi seluruh peserta tanpa terkecuali pada musim ini.
Argumen Keberatan Pep Guardiola Terhadap Aturan Kelayakan Pemain Profesional
Pep Guardiola menilai bahwa pembatasan tersebut sangat tidak adil bagi perkembangan karier seorang pemain muda di klub baru.
Menurut sang pelatih ketidakhadiran Guehi akan meninggalkan celah yang cukup besar pada lini pertahanan tim asuhannya di final.
Ia melancarkan protes karena merasa peraturan tersebut sudah sangat kuno dan perlu segera dilakukan revisi secara menyeluruh.
Manajer asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa setiap tim seharusnya bisa menurunkan skuad terbaik mereka di pertandingan besar seperti final.
Absennya pemain kunci akibat regulasi administratif dianggap dapat mengurangi kualitas serta nilai kompetitif dari sebuah pertandingan sepak bola.
City kini harus memutar otak guna mencari pengganti yang sepadan untuk menjaga stabilitas pertahanan mereka saat laga berlangsung.
Analisis Regulasi Cup Tied Dalam Kompetisi Sepak Bola Domestik Inggris
Aturan yang melarang pemain membela dua klub berbeda dalam satu turnamen yang sama memang sudah lama diterapkan secara konsisten.
Marc Guehi diketahui telah tercatat melakukan penampilan bersama klub lamanya di babak awal kompetisi Carabao Cup tahun ini.
Hal inilah yang secara otomatis menutup peluang sang pemain untuk berseragam The Citizens pada laga final yang bergengsi.
Para pengamat sepak bola di Inggris menilai bahwa protes yang dilakukan oleh Guardiola adalah hal yang wajar sebagai pelatih.
Namun di sisi lain otoritas penyelenggara harus tetap menjaga integritas kompetisi agar tidak terjadi ketimpangan kekuasaan antar klub besar.
Perdebatan mengenai keadilan aturan ini diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir musim kompetisi sepak bola Inggris berakhir nanti.
Strategi Alternatif Lini Pertahanan Manchester City Menghadapi Laga Final
Kehilangan Marc Guehi memaksa staf kepelatihan Manchester City untuk segera menyiapkan opsi bek tengah cadangan yang siap tempur.
Pemain-pemain senior dalam skuad diharapkan mampu mengemban tanggung jawab lebih besar untuk memimpin lini belakang di stadion Wembley.
Kesiapan mental pemain pengganti menjadi kunci utama agar target merengkuh trofi pertama musim ini tetap dapat tercapai.
Pep Guardiola mulai mencoba beberapa kombinasi pemain dalam sesi latihan tertutup guna menutupi kekosongan posisi yang ditinggalkan Guehi.
Eksperimen taktis ini sangat krusial mengingat lawan yang akan dihadapi di final memiliki penyerang yang sangat tajam dan cepat.
Fokus tim kini dialihkan sepenuhnya pada persiapan fisik dan strategi kolektif tanpa memikirkan gangguan dari faktor luar lapangan.
Dampak Psikologis Dan Harapan Kesuksesan Skuad The Citizens Di Wembley
Meskipun merasa kecewa namun para pemain Manchester City tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dalam setiap agenda latihan rutin mereka.
Dukungan dari para suporter setia diharapkan mampu membangkitkan semangat juang tim di tengah isu larangan bermain sang bek baru.
Gelar juara Carabao Cup menjadi target harga mati bagi City untuk menjaga momentum kejayaan mereka di kancah domestik.
Manajemen klub kabarnya terus melakukan komunikasi dengan pihak liga guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai sanksi administratif tersebut.
Namun kecil kemungkinan keputusan tersebut akan berubah mengingat waktu pelaksanaan partai final yang sudah semakin dekat bagi tim.
Kini pembuktian kualitas kedalaman skuad Manchester City akan benar-benar diuji dalam laga hidup mati memperebutkan piala tersebut kelak.