Menteri LH Hanif Ajak Masyarakat Aktif Memilah Sampah Sejak Rumah Tangga

Rabu, 11 Maret 2026 | 14:59:06 WIB
Menteri LH Hanif Ajak Masyarakat Aktif Memilah Sampah Sejak Rumah Tangga

JAKARTA - Masyarakat diingatkan kembali akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan peran aktif semua pihak. Kesadaran ini menjadi fondasi agar lingkungan tetap sehat dan nyaman bagi setiap warga.

Pentingnya Kesadaran Kolektif

Menurut Menteri Hanif, kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. "Artinya, masih perlu berbenah," ucapnya saat kegiatan bersih-bersih di Pasar Kramat Jati. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk tidak menimbulkan sampah sembarangan.

Kegiatan ini diikuti Satgas Bhayangkara Jakarta Asri dan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara. Kehadiran mereka menjadi contoh nyata bagi masyarakat. Menteri Hanif berharap partisipasi aktif satgas dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat.

Pemilahan Sampah di Tingkat Rumah Tangga

Selain aksi bersih-bersih, Hanif menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak rumah tangga. "Sehebat apapun teknologi yang digunakan, pengelolaan sampah hanya bisa dimulai dari pemilahan," jelasnya. Tanpa pemilahan, biaya pengelolaan akan membengkak dan sumber daya terbuang percuma.

Pemilahan sampah juga mempermudah pengolahan menjadi energi atau bahan baku lain. Masyarakat di Jakarta diimbau mulai memilah sampah organik, non-organik, dan anorganik. Dengan langkah sederhana ini, beban pengolahan di hilir dapat diminimalkan.

Dampak Biaya Tinggi Jika Tidak Memilah

Menteri Hanif menjelaskan, pengolahan sampah menjadi energi listrik membutuhkan biaya mencapai Rp1 juta per ton. "Angka yang satu juta ini alangkah baiknya dimasifkan penanganannya di hulu," katanya. Pemilahan sejak awal akan menghemat biaya dan mengurangi risiko bencana lingkungan.

Tanpa langkah ini, sumber daya akan habis sebelum sampai pada tahap pengolahan akhir. Sampah yang tidak terkelola dapat menimbulkan pencemaran dan banjir. Oleh karena itu, kesadaran kolektif menjadi sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan.

Peran Satgas dan Masyarakat

Hanif menekankan peran satgas sebagai contoh dan penggerak masyarakat. "Secara simultan, kami akan terus melakukan pengawasan terkait penanganan sampah di kawasan-kawasan," ujarnya. Satgas yang disiplin diharapkan mendorong masyarakat ikut menjaga kebersihan secara konsisten.

Kegiatan bersih-bersih di Pasar Kramat Jati sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kesadaran dan partisipasi warga menjadi kunci sukses pengelolaan sampah. Menteri Hanif menekankan bahwa setiap langkah kecil di tingkat individu berkontribusi pada perubahan besar lingkungan.

Strategi Mengelola Sampah Lebih Efektif

Pengelolaan sampah yang efektif memerlukan strategi menyeluruh dari hulu ke hilir. Mulai dari rumah tangga, kawasan publik, hingga fasilitas pengolahan akhir. "Tanpa pemilahan, maka biaya penanganannya cukup sangat tinggi," kata Hanif, menekankan pentingnya langkah terstruktur.

Masyarakat diajak aktif mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Langkah sederhana ini berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan strategi terencana, pengelolaan sampah dapat berjalan lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.

Terkini