Tempe Mendoan Kudapan Takjil yang Kaya Nutrisi Sehat

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:51:38 WIB
Tempe Mendoan Kudapan Takjil yang Kaya Nutrisi Sehat

JAKARTA - Tempe mendoan tidak hanya menjadi kudapan populer di Indonesia, tetapi juga sering muncul sebagai pilihan takjil saat berbuka puasa. Dengan tekstur lembut dan balutan tepung tipis yang renyah, makanan ini mudah diterima berbagai kalangan. 

Namun, di balik rasanya yang menggugah selera, penting untuk mengetahui kandungan gizinya, terutama bagi mereka yang memperhatikan asupan kalori harian.

Mendoan, yang berasal dari Banyumas, dibuat dari tempe yang diiris tipis dan dilapisi adonan tepung berbumbu, lalu digoreng setengah matang. Proses pengolahan ini menjadikan tempe mendoan berbeda dari tempe goreng biasa, baik dari tekstur maupun cita rasa.

Kandungan Gizi Tempe Mendoan

Satu porsi tempe mendoan yang terdiri dari tempe, telur, santan, tepung terigu, tepung tapioka, dan minyak memiliki nilai gizi sebagai berikut:

Kalori: 210,4 kkal
Protein: 11,1 gram
Lemak: 11,3 gram
Karbohidrat: 18,1 gram

Sebagian besar protein berasal dari tempe sebagai bahan utama. Dalam 50 gram tempe, terkandung sekitar 9,5 gram protein. Kandungan lemak mayoritas berasal dari minyak dan santan yang digunakan saat penggorengan, sedangkan karbohidrat berasal dari adonan tepung terigu dan tapioka.

Informasi ini penting untuk diperhatikan, terutama bagi mereka yang sedang mengontrol asupan energi harian. Meski tempe mendoan lezat, kandungan lemak dan kalorinya meningkat karena proses penggorengan.

Manfaat Tempe bagi Kesehatan

Tempe sebagai bahan utama mendoan memiliki nilai gizi yang tinggi. Hasil fermentasi kedelai membuat protein, lemak, dan karbohidrat lebih mudah diserap tubuh. Berikut lima manfaat tempe bagi kesehatan:

1. Sumber protein lengkap dan mudah diserap
Fermentasi kedelai menghasilkan enzim yang memecah nutrisi kompleks menjadi bentuk sederhana. Hal ini membuat tempe lebih mudah dicerna dibanding kedelai biasa. Tempe juga kaya asam amino esensial yang penting untuk pembentukan dan perbaikan sel tubuh.

2. Membantu mencegah anemia
Tempe mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 yang terbentuk selama fermentasi. Kombinasi nutrisi ini mendukung pembentukan hemoglobin, menjaga kadar sel darah merah, dan menurunkan risiko anemia.

3. Menjaga kesehatan pencernaan
Kandungan probiotik dan prebiotik dalam tempe membantu keseimbangan bakteri baik di usus, memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan menjaga kesehatan saluran cerna secara keseluruhan.

4. Mendukung kesehatan jantung dan metabolisme
Isoflavon, kalium, dan senyawa bioaktif dalam tempe dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah stabil. Asam amino seperti arginin juga mendukung kontrol gula darah dan kesehatan pembuluh darah.

5. Bersifat antioksidan dan meningkatkan daya tahan tubuh
Tempe mengandung isoflavon dan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan, melawan radikal bebas, serta mendukung kesehatan otot, tulang, dan sistem imun. Hal ini berpotensi menurunkan risiko penyakit degeneratif.

Perhatian pada Konsumsi Tempe Goreng

Meskipun tempe mendoan sehat dari segi protein dan nutrisi, penggorengan menambah kandungan lemak dan kalori. Konsumsi gorengan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian. Bagi yang sedang menjaga berat badan atau membatasi lemak, porsi dan frekuensi makan tempe mendoan perlu diperhatikan.

Pilihan mengonsumsi tempe mendoan sebagai takjil tetap bisa dinikmati, asal diimbangi dengan pola makan seimbang. Misalnya, mengombinasikannya dengan buah atau minuman rendah kalori dapat membuat menu berbuka lebih sehat.

Tempe Mendoan sebagai Pilihan Kudapan Praktis

Selain kaya nutrisi, tempe mendoan mudah dijumpai di berbagai pasar dan restoran, terutama selama Ramadan. Teksturnya yang lembut dengan tepung tipis membuatnya cocok disantap bersama teh atau minuman manis lain. Rasanya yang gurih juga diterima berbagai usia, dari anak-anak hingga dewasa.

Kehadiran tempe mendoan di meja takjil tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan protein nabati yang baik untuk tubuh. Dengan mengatur porsi dan frekuensi, camilan ini tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu asupan gizi harian.

Dengan memahami kandungan kalori, protein, lemak, dan karbohidrat tempe mendoan, serta manfaat tempe bagi kesehatan, kita dapat menikmati kudapan tradisional ini dengan lebih bijak. Tempe mendoan bukan hanya sekadar gorengan lezat, tapi juga sumber protein nabati yang mendukung kesehatan tubuh.

Terkini