BI Luncurkan Layanan PINTAR BI untuk Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:33:54 WIB
BI Luncurkan Layanan PINTAR BI untuk Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran

JAKARTA - Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang baru 2026 melalui sistem PINTAR BI. 

Layanan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pecahan kecil menjelang Lebaran. Dengan kas keliling BI yang tersebar di berbagai kota, proses penukaran dapat dilakukan lebih mudah dan terorganisir.

Program ini dirancang agar masyarakat dapat memperoleh uang baru secara praktis dan nyaman. Dengan jadwal yang jelas dan kuota yang terkelola, antrean dapat dikendalikan dengan baik. Inisiatif ini memperlihatkan kesiapan Bank Indonesia dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat saat momen Lebaran.

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru

Untuk Pulau Jawa, pemesanan penukaran uang baru dibuka pada pukul 08.00 WIB dan periode penukaran berlangsung beberapa hari setelah itu. Sedangkan untuk wilayah luar Pulau Jawa, pemesanan dibuka satu hari berikutnya dengan periode penukaran serupa. Masyarakat bisa memilih lokasi kas keliling dan tanggal penukaran sesuai ketersediaan kuota yang ada.

Melalui PINTAR BI, masyarakat dapat menentukan jenis layanan sesuai kebutuhan, termasuk jumlah lembar uang yang ingin ditukar. Sistem ini juga menampilkan lokasi kas keliling yang masih tersedia agar proses lebih efisien. Dengan cara ini, masyarakat mendapat pengalaman penukaran yang lebih tertib dan terencana.

Pemilihan lokasi kas keliling yang strategis membantu masyarakat menjangkau layanan tanpa perlu antre panjang. Hal ini penting agar masyarakat dapat menyesuaikan jadwal dengan aktivitas sehari-hari. Dengan dukungan sistem digital, proses penukaran menjadi lebih cepat dan transparan.

Cara Tukar Uang Baru via PINTAR BI

Untuk melakukan penukaran, masyarakat wajib mendaftar secara online melalui situs resmi PINTAR BI. Pertama, buka situs pintar.bi.go.id dan masuk ke waiting room jika antrean ramai. Selanjutnya, pilih menu Penukaran Uang Rupiah melalui kas keliling dan tentukan lokasi serta jadwal yang tersedia.

Setelah itu, isi data diri lengkap seperti NIK, nama, nomor HP, dan email. Tentukan jumlah lembar uang sesuai ketentuan yang berlaku dan unduh bukti pemesanan. Bukti pemesanan ini harus dibawa saat penukaran karena memuat kode booking, jadwal, dan lokasi kas keliling.

Membawa bukti pemesanan sangat penting agar proses di kas keliling berjalan lancar. Dengan sistem ini, masyarakat dapat memastikan jadwal dan lokasi penukaran sudah terkonfirmasi. Pendaftaran online juga mengurangi risiko antrean yang terlalu panjang di dermaga kas keliling.

Syarat dan Batas Maksimal Penukaran Uang

Saat datang ke lokasi kas keliling, masyarakat wajib membawa KTP asli, bukti pemesanan, dan uang sesuai jumlah yang ingin ditukar. Uang harus disusun rapi searah berdasarkan pecahan dan tahun emisi. Persiapan ini memastikan proses penukaran dapat dilakukan cepat dan efisien.

Setiap orang memiliki batas maksimal penukaran sebesar Rp 5.300.000, dengan rincian jumlah lembar per pecahan tertentu. Misalnya, Rp 50.000 maksimal 50 lembar, Rp 20.000 maksimal 50 lembar, Rp 10.000 maksimal 100 lembar, dan seterusnya. Pembatasan ini berlaku agar kuota dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara merata.

Masyarakat dianjurkan mempersiapkan dokumen dan jumlah uang sebelum datang. Hal ini mempermudah petugas dalam melayani setiap transaksi. Dengan kepatuhan terhadap syarat dan ketentuan, proses tukar uang baru dapat berlangsung aman dan tertib.

Tips Mendapatkan Kuota Penukaran Lebih Besar

Supaya peluang mendapat jadwal lebih besar, masyarakat disarankan menyiapkan data diri sebelum pendaftaran dibuka. Login tepat pukul 08.00 WIB dan pilih lokasi kas keliling alternatif jika kuota utama sudah penuh. Simpan bukti pemesanan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan saat proses penukaran.

“Pastikan semua data sudah benar sebelum memesan agar proses penukaran berjalan lancar,” ujar petugas Bank Indonesia. Tips ini penting bagi masyarakat yang ingin memperoleh uang baru menjelang Lebaran. Dengan persiapan matang, masyarakat dapat menikmati layanan kas keliling BI tanpa hambatan.

Mengikuti panduan ini juga membantu masyarakat menghindari antrean panjang dan keterlambatan. Kuota terbatas berarti semakin cepat mendaftar, peluang mendapat jadwal ideal semakin tinggi. Dengan sistem digital dan inovasi layanan ini, kebutuhan uang pecahan kecil saat Lebaran dapat terpenuhi secara nyaman dan aman.

Manfaat Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran

Menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil biasanya meningkat. Penukaran uang baru melalui PINTAR BI memudahkan masyarakat dalam menyiapkan dana untuk keperluan Lebaran. Dengan layanan kas keliling yang tersebar, masyarakat dapat menukar uang dengan cepat tanpa harus mengunjungi kantor Bank Indonesia secara langsung.

Layanan ini juga membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih rapi. Pecahan uang baru memudahkan pembayaran berbagai kebutuhan saat Lebaran, mulai dari zakat hingga belanja. Selain itu, sistem digital PINTAR BI memastikan transparansi dan keteraturan dalam setiap proses penukaran.

Dengan semua persiapan dan panduan yang diberikan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara optimal. Penukaran uang baru bukan sekadar kebutuhan finansial, tetapi juga bagian dari tradisi dan kenyamanan saat merayakan Lebaran. 

Inisiatif Bank Indonesia ini memperlihatkan bagaimana teknologi dan pelayanan publik dapat berjalan beriringan untuk kesejahteraan masyarakat.

Terkini