JAKARTA - Pada Oktober 2025, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) secara resmi menggabungkan diri dengan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN).
Langkah strategis ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan dalam memperkuat bisnis pembiayaan kendaraan roda dua.
Sebagai bagian dari penggabungan ini, Adira Finance dapat memperluas portofolio bisnis roda dua yang sebelumnya sudah memiliki segmen yang solid di pasar.
Menurut Head of Regional SSD Jabodetabek 2 Adira Finance, Nanang Kurniawan, penggabungan ini memberikan dampak positif dengan memperkuat penetrasi pasar dan memperluas jangkauan perusahaan di sektor pembiayaan motor.
“Betul, dan memang kan kalau Mandala Finance itu basic-nya kuat di timur,” jelas Nanang.
Melalui penggabungan ini, Adira Finance berupaya untuk memperluas pasar mereka, khususnya dalam sektor kendaraan roda dua yang sebelumnya sudah mulai berkembang.
Pengaruh Penggabungan terhadap Pasar Roda Dua
Menggabungkan kedua perusahaan multifinance ini bukan hanya soal menggabungkan kekuatan finansial, tetapi juga soal memperluas jangkauan pasar di wilayah yang berbeda.
Mandala Finance dikenal memiliki pangsa pasar yang kuat di wilayah Indonesia Timur, sehingga bergabungnya dua perusahaan ini memberikan peluang ekspansi yang lebih luas, khususnya di sektor pembiayaan kendaraan roda dua.
Nanang Kurniawan menambahkan, “Penggabungan dengan Mandala Finance ini membantu Adira Finance untuk melakukan ekspansi lebih dalam di pangsa pasar roda dua.”
Ekspansi tersebut diharapkan dapat memperbesar dominasi Adira Finance dalam pembiayaan kendaraan roda dua, yang menjadi salah satu sektor bisnis utama mereka.
Dengan penggabungan ini, Adira Finance memperoleh keuntungan dari jangkauan Mandala Finance yang sebelumnya lebih fokus pada pasar di luar Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Tantangan di Wilayah Jakarta
Meskipun penggabungan dengan Mandala Finance memberikan banyak peluang, pengaruhnya di wilayah Jakarta masih belum terlalu terasa, terutama dalam sektor pembiayaan kendaraan roda dua. Jakarta, sebagai pasar yang sudah sangat kompetitif, ternyata tidak memberikan dampak signifikan terkait pangsa pasar roda dua dari hasil penggabungan kedua perusahaan tersebut. Menurut Nanang,
“Karena kan memang kalau Mandala di sini (Jakarta) tidak terlalu banyak,” yang menunjukkan bahwa meskipun Mandala memiliki keunggulan di pasar luar Jakarta, di ibu kota, pengaruhnya belum terasa maksimal.
Tantangan ini mungkin akan dihadapi oleh Adira Finance dalam beberapa tahun mendatang. Pasar di Jakarta yang sudah sangat padat dan tersegmentasi mungkin memerlukan strategi yang lebih berbeda untuk bisa menarik konsumen roda dua secara efektif.
Namun, dengan pengalaman dan kapabilitas yang sudah terbentuk, Adira Finance berpotensi besar untuk terus tumbuh di pasar Jakarta dalam waktu dekat.
Manfaat Penggabungan bagi Pelanggan dan Jaringan Cabang
Merger antara Adira Finance dan Mandala Finance tentunya tidak hanya menguntungkan bagi kedua perusahaan, tetapi juga bagi lebih dari 2,6 juta pelanggan aktif yang sudah terdaftar.
Dengan lebih dari 850 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, penggabungan ini meningkatkan akses pelanggan terhadap layanan pembiayaan yang lebih beragam, baik itu pembiayaan otomotif, multiguna, syariah, hingga solusi digital.
Peningkatan jumlah cabang dan produk yang lebih beragam memungkinkan Adira Finance untuk melayani lebih banyak pelanggan di berbagai wilayah. Ini merupakan langkah penting dalam menjangkau segmen pasar yang lebih luas dan meningkatkan layanan untuk memenuhi kebutuhan finansial konsumen.
Selain itu, dengan dukungan dari Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), penggabungan ini juga memperkuat posisi Adira Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia.
Melihat Masa Depan Pasar Pembiayaan Roda Dua
Dengan penggabungan ini, Adira Finance menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor pembiayaan kendaraan, khususnya roda dua.
Ini adalah langkah strategis yang diharapkan dapat mempercepat penetrasi pasar dan meningkatkan jumlah pelanggan di seluruh Indonesia. Sementara itu, meskipun ada tantangan di pasar Jakarta, potensi besar di luar Jakarta tetap menjadi peluang yang tak terbantahkan.
Ke depannya, Adira Finance kemungkinan besar akan terus mengembangkan produk dan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar, termasuk dengan memperkenalkan berbagai solusi digital yang lebih canggih.
Inovasi dalam layanan dan pendekatan yang lebih personal kepada pelanggan akan menjadi faktor kunci yang mendukung kesuksesan jangka panjang perusahaan ini.