9 Jenis Makanan Aman untuk Meredakan Diare dan Menghindari Dehidrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:15:46 WIB
9 Jenis Makanan Aman untuk Meredakan Diare dan Menghindari Dehidrasi

JAKARTA - Mengalami diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit penting.

Pilihan makanan yang tepat menjadi kunci meredakan gejala sekaligus menjaga tubuh tetap bertenaga. Penanganan cepat dengan konsumsi makanan aman dapat mencegah dehidrasi dan gangguan fungsi organ.

Diare dapat memicu lemas, dehidrasi, hingga ketidakseimbangan elektrolit. Anak-anak dan lansia termasuk kelompok yang paling rentan. Oleh karena itu, menjaga asupan nutrisi saat diare sangat penting untuk pemulihan cepat.

Selain itu, konsumsi makanan mudah dicerna membantu saluran cerna bekerja optimal. Jenis makanan yang aman sekaligus kaya nutrisi menjadi pilihan utama. Fokus pada makanan lembut, kaya elektrolit, dan mudah diserap tubuh.

Pisang: Kaya Kalium dan Serat Larut

Pisang menjadi salah satu makanan paling direkomendasikan saat diare. Kandungan pektin di dalamnya membantu menyerap kelebihan cairan di usus sehingga feses lebih padat. Teksturnya lembut membuat pisang mudah dicerna dan tidak membebani saluran cerna yang sensitif.

Selain itu, pisang kaya kalium, elektrolit yang banyak hilang saat diare. Konsumsi pisang membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Makanan ini cocok dimakan langsung atau dijadikan smoothie ringan.

Pisang juga memberi energi tambahan bagi tubuh yang lemas. Makanan ini mudah ditemukan dan bisa dikonsumsi kapan saja. Kombinasi serat larut dan kalium membuat pisang ideal untuk pemulihan cepat.

Nasi Putih: Karbohidrat Sederhana yang Aman

Nasi putih merupakan sumber karbohidrat sederhana yang mudah dicerna tubuh. Kandungan seratnya rendah sehingga relatif aman dikonsumsi saat diare. Pati dalam nasi putih melapisi dinding lambung dan usus, membantu mengurangi iritasi saluran cerna.

Selain itu, nasi putih memberikan energi tanpa memicu gangguan pencernaan. Makanan ini bisa dikombinasikan dengan kaldu atau sayuran lunak. Pilihan ini membantu tubuh tetap bertenaga dan mencegah dehidrasi.

Menyajikan nasi putih hangat juga memberi efek menenangkan pada perut. Hindari nasi goreng atau tambahan bumbu pedas. Kesederhanaan nasi putih menjadi kunci kenyamanan saat saluran cerna sensitif.

Sup dan Kaldu: Ganti Cairan dan Elektrolit

Sup atau kaldu ayam hangat membantu menggantikan cairan yang hilang selama diare. Teksturnya ringan sehingga tidak membebani kerja lambung dan usus. Kandungan mineral dalam kaldu membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

Selain itu, sup dapat disajikan dengan wortel, kentang, atau bahan lembut lain untuk menambah nutrisi. Pilih kaldu rendah lemak dan tidak terlalu asin agar aman bagi pencernaan. Minum sup hangat juga menenangkan perut dan membantu hidrasi.

Kaldu ayam mudah disiapkan dan dikonsumsi beberapa kali sehari. Kombinasi cairan dan elektrolit membuat tubuh cepat pulih. Sup ringan menjadi pilihan ideal untuk pasien diare.

Wortel dan Kentang Rebus: Serat Larut dan Karbohidrat Aman

Wortel rebus lunak mengandung serat larut yang menyerap cairan berlebih di usus. Sayuran ini juga kaya vitamin A yang mendukung pemulihan tubuh. Teksturnya lembut cocok dikonsumsi langsung atau dijadikan sup.

Kentang rebus tanpa kulit juga membantu mengikat cairan di saluran cerna. Kandungan kalium dalam kentang menggantikan elektrolit yang hilang. Pastikan kentang dikonsumsi tanpa tambahan bumbu tajam atau santan agar tidak memperparah diare.

Kedua makanan ini memberi energi dan mendukung pencernaan. Mudah dicerna, rendah serat kasar, dan aman untuk perut sensitif. Kombinasi wortel dan kentang membantu mempercepat pemulihan saluran cerna.

Yogurt, Telur Rebus, dan Oatmeal: Protein dan Probiotik Penting

Yogurt tawar dengan probiotik membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus. Probiotik mempercepat pemulihan pencernaan dan meminimalkan gejala diare. Pilih yogurt tanpa gula dengan kultur hidup aktif agar lebih aman bagi pencernaan.

Telur rebus mudah dicerna dan memberi protein penting untuk memperbaiki jaringan tubuh. Cara memasak sederhana membuat telur tidak membebani perut. Hindari telur goreng atau tambahan minyak berlebihan agar tidak memperparah diare.

Oatmeal yang dimasak dengan air mengandung serat larut beta-glukan. Serat ini membentuk gel di saluran pencernaan sehingga menyerap kelebihan air di usus. Tekstur lembut oatmeal membuatnya mudah dikonsumsi dan meringankan kerja pencernaan.

Kombinasi ketiga makanan ini mendukung hidrasi, pemulihan, dan energi. Selain membantu meredakan diare, mereka menjaga tubuh tetap kuat. Pilihan ini cocok dikonsumsi secara rutin selama gejala berlangsung.

Makanan Aman Saat Diare

Pemilihan makanan tepat sangat membantu meredakan diare sekaligus mencegah dehidrasi. Pisang, nasi putih, sup, wortel, kentang, yogurt, telur, dan oatmeal menjadi pilihan aman. Konsumsi rutin makanan lembut, kaya elektrolit, dan mudah dicerna membantu tubuh cepat pulih.

Mengatur menu harian saat diare mendukung pemulihan optimal. Fokus pada makanan lembut, kaya kalium dan protein, serta rendah serat kasar. Perawatan sederhana ini dapat mencegah dehidrasi, menjaga energi, dan memulihkan fungsi pencernaan.

Terkini