Menteri PU Pastikan Penanganan Jembatan Way Bungur Berjalan Cepat dan Terukur

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51:41 WIB
Menteri PU Pastikan Penanganan Jembatan Way Bungur Berjalan Cepat dan Terukur

JAKARTA - Kondisi infrastruktur yang aman menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah. 

Ketika sarana penghubung rusak, aktivitas warga pun ikut terganggu. Situasi inilah yang terjadi di wilayah Way Bungur, Lampung Timur.

Ikuti Arahan Presiden, Menteri PU Gerak Cepat Tangani Jembatan Way Bungur menjadi langkah nyata pemerintah. Perhatian Presiden terhadap keselamatan masyarakat mendorong tindakan cepat di lapangan. Pemerintah berupaya memastikan akses masyarakat kembali aman dan layak.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Jembatan Way Bungur. Jembatan ini berada di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Perhatian Presiden terhadap Keselamatan Masyarakat

Arahan Presiden diberikan setelah kondisi jembatan menjadi perhatian publik. Para pelajar diketahui harus menyeberangi sungai menggunakan getek. Kondisi tersebut terjadi akibat jembatan tidak dapat difungsikan.

Kunjungan Menteri PU menjadi wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Pemerintah menilai keselamatan warga sebagai prioritas utama. Respons cepat ini menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan infrastruktur.

Menteri Dody menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden harus segera ditindaklanjuti. Pemerintah tidak ingin persoalan berlarut-larut.

Komitmen Pemerintah Hadir Secara Menyeluruh

Menteri Dody menyampaikan bahwa pemerintah hadir secara nyata dan komprehensif. Keluhan masyarakat yang menjadi perhatian nasional harus direspons dengan cepat. Penanganan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

“Saya ke sini sesuai arahan Bapak Presiden. Saya ditelepon Bapak Seskab, karena Bapak Presiden memberikan atensi. Viral ini beliau tahu, dan pemerintah harus hadir secara komprehensif,” kata Menteri Dody. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa laporan masyarakat tidak diabaikan. Pemerintah pusat turun langsung ke lokasi.

Kementerian PU menegaskan tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Solusi jangka panjang juga menjadi perhatian utama. Pendekatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.

Fokus Pengendalian Sungai dan Infrastruktur

Kementerian PU akan memfokuskan penanganan pada pengendalian luapan air sungai. Luapan air selama ini kerap menyebabkan banjir. Kondisi tersebut turut memperparah kerusakan infrastruktur.

Menurut Menteri Dody, langkah awal dilakukan melalui penanganan sungai. Pengendalian aliran air dinilai penting sebelum pembangunan jembatan. Hal ini bertujuan mencegah kerusakan kembali di masa depan.

“Pembersihan muara sungai dari sedimentasi atau lumpur menjadi prioritas agar tidak balik lagi ke muara sungai. Sekitar 10 kilometer panjangnya segera dibuat desain dan dibangun tanggul,” kata Menteri Dody. Pernyataan ini menunjukkan fokus pada penataan kawasan sungai. Upaya tersebut menjadi bagian dari solusi menyeluruh.

Rencana Jembatan Permanen dan Kendala Lama

Selain pengendalian sungai, pembangunan jembatan permanen juga menjadi perhatian. Menteri Dody menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyusun perencanaan. Tujuannya agar masyarakat memperoleh akses yang aman dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa persoalan di Desa Kali Pasir tidak hanya soal jembatan. Kondisi sungai menjadi kendala utama selama ini. Kedua permasalahan tersebut harus ditangani secara bersamaan.

“Ini sudah bertahun-tahun mangkrak, saya pikir hanya masalah jembatan, ternyata ada persoalan sungai juga. Jadi semuanya harus dibereskan,” terang Menteri Dody. Pernyataan ini menggambarkan kompleksitas persoalan yang dihadapi. Penanganan menyeluruh menjadi keharusan.

Proyek jembatan tersebut diketahui telah mangkrak cukup lama. Permasalahan hukum dan teknis menjadi penyebab utama. Pemerintah kini berupaya menyelesaikan seluruh hambatan yang ada.

Dampak Jembatan bagi Aktivitas Warga

Keberadaan Jembatan Way Bungur memiliki peran strategis. Jembatan ini mendukung konektivitas antarwilayah. Mobilitas masyarakat sangat bergantung pada akses tersebut.

Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah mengapresiasi perhatian pemerintah pusat. Dukungan Kementerian PU dinilai sangat membantu daerah. Pembangunan jembatan dijadikan prioritas penanganan.

“Keberadaan jembatan ini sangat strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, mobilitas masyarakat, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat,” kata Bupati Ella. Pernyataan ini mencerminkan harapan masyarakat daerah. Infrastruktur dinilai sebagai penggerak ekonomi lokal.

Sinergi Pusat dan Daerah untuk Infrastruktur

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Kerja sama lintas pemerintahan menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Infrastruktur harus hadir secara adil dan merata.

Pembangunan Jembatan Way Bungur diharapkan memberi manfaat nyata. Akses pendidikan, ekonomi, dan sosial dapat berjalan lancar. Masyarakat tidak lagi menghadapi risiko saat beraktivitas.

Langkah cepat ini sejalan dengan arahan Presiden. Pembangunan harus berpihak pada kebutuhan rakyat. Pemerintah berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.

Dengan penanganan terpadu, persoalan jembatan dan sungai diharapkan terselesaikan. Kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Jembatan Way Bungur menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

Terkini