Pramono Anung Inginkan Revitalisasi Halte Transjabodetabek Di Luar Wilayah Jakarta Secara Total

Jumat, 06 Februari 2026 | 10:31:41 WIB
Pramono Anung Inginkan Revitalisasi Halte Transjabodetabek Di Luar Wilayah Jakarta Secara Total

JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap fasilitas halte bus Transjabodetabek yang berada di luar daerah Jakarta.

Langkah ini dipandang sebagai solusi krusial untuk mengurai kemacetan di ibu kota dengan cara meningkatkan kenyamanan bagi para warga komuter yang tinggal di kota penyangga.

Pramono menilai bahwa integrasi transportasi antara Jakarta dengan wilayah sekitarnya tidak akan berjalan optimal jika fasilitas pendukung di titik keberangkatan masih dalam kondisi yang memprihatinkan.

Rencana Perbaikan Fasilitas Pendukung Transportasi Di Wilayah Penyangga Ibu Kota

Kondisi halte di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi saat ini dinilai memerlukan perhatian khusus karena banyak yang sudah tidak layak untuk melayani penumpang.

Pramono berencana menggandeng pemerintah daerah setempat guna memastikan standar pelayanan halte di luar Jakarta setara dengan halte-halte modern yang berada di pusat kota saat ini.

Dengan fasilitas yang lebih baik maka warga yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi diharapkan akan lebih tertarik untuk beralih menggunakan moda transportasi umum massal setiap harinya.

Sinkronisasi Layanan Bus Transjakarta Dan Transjabodetabek Untuk Kenyamanan Warga Komuter

Integrasi jadwal serta kemudahan akses perpindahan antar moda menjadi poin penting yang ingin segera diwujudkan demi terciptanya sistem transportasi publik yang lebih efisien dan terpadu.

Banyaknya warga luar Jakarta yang bekerja di ibu kota menuntut adanya kepastian layanan yang aman serta fasilitas tunggu yang nyaman di setiap titik jemput penumpang.

Pramono menekankan bahwa urusan transportasi tidak boleh terhambat oleh batas administratif wilayah karena mobilitas penduduk sangat cair dan saling bergantung satu sama lain sekarang.

Peningkatan Standar Keamanan Dan Kenyamanan Penumpang Di Seluruh Titik Halte

Selain perbaikan fisik maka aspek keamanan seperti pemasangan kamera pengawas serta penerangan yang cukup juga akan menjadi prioritas utama dalam program revitalisasi fasilitas halte tersebut.

Halte yang terang dan bersih diyakini akan memberikan rasa aman bagi kaum perempuan serta anak-anak yang harus berangkat kerja atau sekolah pada pagi hari sekali.

Program ini diharapkan dapat mengurangi beban jalan raya di Jakarta secara signifikan karena semakin banyak orang yang merasa nyaman menggunakan bus untuk masuk ke ibu kota.

Dampak Positif Revitalisasi Infrastruktur Transportasi Terhadap Penurunan Tingkat Kemacetan Jakarta

Jika fasilitas di hulu atau wilayah penyangga sudah diperbaiki maka secara otomatis beban kepadatan kendaraan di jalur-jalur protokol Jakarta akan berkurang dengan sendirinya secara bertahap.

Pada Jumat 06 Februari 2026 ini gagasan tersebut mendapat perhatian serius karena menyentuh langsung akar permasalahan transportasi yang selama ini belum terselesaikan dengan tuntas oleh pemerintah daerah.

Pramono optimistis bahwa dengan koordinasi lintas wilayah yang kuat maka impian Jakarta bebas macet melalui sistem transportasi yang terintegrasi dapat segera menjadi kenyataan bagi semua.

Kerja Sama Antar Pemerintah Daerah Demi Mewujudkan Konektivitas Transportasi Modern

Pembangunan infrastruktur transportasi harus dilakukan dengan semangat kolaborasi antara pemerintah provinsi Jakarta dengan pemerintah kabupaten dan kota yang berbatasan langsung di wilayah sekitar.

Investasi pada perbaikan halte bus di luar Jakarta dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga serta keberlangsungan lingkungan yang lebih sehat bebas polusi.

Dengan perencanaan yang matang maka seluruh halte Transjabodetabek nantinya akan memiliki wajah baru yang jauh lebih modern serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat yang menggunakannya.

Terkini