Manajemen Arema FC Resmi Putus Kontrak Bek Brasil Odivan Koerich Paruh Musim

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:15:47 WIB
Manajemen Arema FC Resmi Putus Kontrak Bek Brasil Odivan Koerich Paruh Musim

JAKARTA - Manajemen Arema FC secara resmi telah mengakhiri ikatan kerja sama dengan pemain bertahan asal Brasil yakni Odivan Koerich.

Keputusan besar ini diambil di tengah bergulirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air setelah manajemen melakukan evaluasi secara mendalam.

Langkah pemutusan kontrak ini menjadi bagian dari strategi besar klub berjuluk Singo Edan untuk melakukan penyegaran di lini pertahanan mereka.

Manajemen berharap dengan adanya perubahan komposisi pemain asing ini performa tim dapat semakin meningkat pada putaran kedua liga mendatang nanti.

Evaluasi Performa Lini Pertahanan Arema FC Putaran Pertama

Berdasarkan keterangan resmi klub pada Rabu 4 Februari 2026 pengakhiran kontrak Odivan didasarkan pada hasil peninjauan teknis tim pelatih selama ini.

Odivan Koerich tercatat hanya mendapatkan kesempatan bermain yang cukup terbatas selama putaran pertama kompetisi berlangsung di bawah arahan pelatih utama.

Pemain dengan postur tubuh yang jangkung ini tampil dalam delapan pertandingan resmi dengan total menit bermain yang belum memenuhi ekspektasi dari manajemen.

Pihak manajemen Arema FC menyatakan bahwa keputusan ini murni diambil demi kepentingan stabilitas dan juga untuk meningkatkan daya saing skuat mereka.

Meskipun jarang mendapatkan posisi sebagai pemain inti namun kontribusi Odivan selama membela panji Singo Edan tetap diapresiasi oleh jajaran manajemen klub.

Pertandingan melawan Persijap Jepara pada awal pekan kemarin menjadi laga terakhir bagi sang pemain sebelum akhirnya resmi berpisah dengan tim kebanggaan Malang.

Pencarian Pengganti Untuk Mengisi Slot Pemain Asing Baru

Dengan perpisahan ini maka Arema FC kini memiliki satu slot kosong untuk pemain asing yang akan segera diisi dalam waktu dekat.

Rumor yang berkembang menyebutkan bahwa manajemen tengah membidik pemain bertahan baru yang juga berasal dari negeri Samba untuk memperkuat barisan belakang.

Langkah cepat ini diperlukan agar pemain baru memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia sebelum laga perdana dimulai.

Kepergian Odivan Koerich sekaligus membuka jalan bagi manajemen untuk melakukan efisiensi dalam skema penggajian pemain asing yang ada di dalam tim.

Manajer operasional Arema FC yakni Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa perubahan ini diharapkan memberikan dampak psikologis positif bagi para pemain lainnya di lapangan.

Fokus utama tim saat ini adalah mencari sosok pemimpin di area pertahanan yang mampu menjalin komunikasi dengan baik bersama kiper serta bek lainnya.

Harapan Manajemen Atas Masa Depan Karier Odivan Koerich

Walaupun harus berpisah di tengah jalan hubungan antara pemain dan klub tetap terjalin dengan sangat baik dan penuh dengan rasa hormat.

Manajemen Arema FC mendoakan agar Odivan dapat segera menemukan klub baru yang sesuai dengan gaya permainannya agar karier profesionalnya terus berkembang pesat.

Odivan sendiri telah menyampaikan salam perpisahan melalui akun media sosial pribadinya dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan membela klub besar di Indonesia.

Pelepasan pemain di bursa transfer paruh musim merupakan hal yang lumrah terjadi dalam industri sepak bola profesional guna mencapai target akhir musim.

Singo Edan berkomitmen untuk terus berbenah di setiap lini agar posisi mereka di klasemen sementara dapat merangkak naik menuju zona papan atas.

Para penggemar setia atau Aremania diharapkan tetap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan yang diambil oleh manajemen demi kejayaan tim di masa mendatang.

Strategi Transformasi Skuat Singo Edan Di Putaran Kedua

Selain posisi bek tengah manajemen juga dikabarkan tengah memantau beberapa pemain lokal berbakat untuk menambah kedalaman skuat di sektor lini tengah.

Perubahan strategi ini sejalan dengan ambisi besar klub untuk kembali menjadi penantang gelar juara yang disegani oleh lawan-lawan mereka di kompetisi nasional.

Penerapan disiplin yang ketat serta program latihan yang lebih intensif mulai dijalankan guna mempersiapkan tim menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat nantinya.

Hingga Kamis 5 Februari 2026 Arema FC terus aktif bergerak di pasar transfer untuk melengkapi susunan pemain mereka sebelum jendela transfer ditutup resmi.

Optimisme baru kini menyelimuti mess pemain dengan harapan hadirnya tenaga baru yang mampu memberikan stabilitas di jantung pertahanan tim secara berkelanjutan.

Kisah perjalanan Odivan Koerich bersama Arema FC mungkin telah berakhir namun semangat juang tim untuk meraih prestasi tertinggi tetap membara di dada.

Terkini