Segmen EV Sedan Indonesia Makin Ketat dengan Hadirnya XPeng P7 dan BYD Seal

Kamis, 05 Februari 2026 | 12:24:22 WIB
Segmen EV Sedan Indonesia Makin Ketat dengan Hadirnya XPeng P7 dan BYD Seal

JAKARTA - Persaingan sedan listrik di Indonesia semakin panas dengan hadirnya XPeng P7 dan BYD Seal. 

Kedua model menawarkan kombinasi performa tinggi, teknologi canggih, dan jarak tempuh jauh. Segmen sedan listrik menengah-atas ini kini mulai menarik perhatian konsumen yang sebelumnya lebih banyak memilih SUV listrik.

Fenomena ini menandai awal perubahan preferensi pasar EV di Indonesia. Konsumen kini punya pilihan mobil listrik premium selain kendaraan kompak. Perbandingan antara XPeng P7 dan BYD Seal menjadi acuan utama bagi calon pembeli sedan listrik.

Kedua kendaraan menyasar segmen berbeda tetapi tetap saling menantang. XPeng P7 hadir dengan bahasa desain futuristis dan aerodinamika tinggi. Sementara BYD Seal menonjolkan karakter sporty melalui konsep Ocean Aesthetics yang dinamis.

Desain dan Performa Mesin

XPeng P7 menekankan garis halus dan koefisien drag rendah untuk stabilitas di kecepatan tinggi. Penampilan elegan ini sekaligus mendukung efisiensi energi. Desainnya menghadirkan kesan mobil masa depan bagi pengguna yang mengutamakan inovasi.

BYD Seal menawarkan tampilan lebih agresif dengan aura performa. Sedan ini memberi kesan mobil yang siap dipacu cepat namun tetap nyaman. Pendekatan desain sporty menjadi daya tarik utama bagi penggemar kecepatan dan estetika modern.

Di sisi tenaga, XPeng P7 tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang dan semua roda (AWD). Varian AWD mencatat akselerasi 0–100 km per jam sekitar empat detik. BYD Seal juga menawarkan varian AWD dengan akselerasi sekitar 3,8 detik, selevel sedan listrik performa tinggi.

Baterai dan Jarak Tempuh

XPeng P7 menggunakan baterai hingga 86 kWh, memungkinkan perjalanan hingga 570 km standar WLTP. Sedangkan BYD Seal menyediakan opsi baterai 61,4 kWh dan 82,5 kWh, dengan varian terbesar juga mendekati 570 km WLTP. Teknologi Blade Battery BYD menonjolkan keamanan dan ketahanan termal.

Pendekatan baterai XPeng lebih fokus pada jarak tempuh panjang dan efisiensi energi. Sedangkan BYD mengutamakan stabilitas serta perlindungan termal. Kedua model mendukung fast charging DC sehingga pengisian daya cepat dari 10 ke 80 persen dalam setengah jam.

Ketersediaan pengisian cepat ini penting untuk perjalanan jarak jauh. Konsumen dapat menggunakan mobil listrik dengan fleksibilitas tinggi. Efisiensi pengisian daya menjadi pertimbangan utama dalam memilih EV sedan premium.

Teknologi dan Fitur Keselamatan

XPeng P7 unggul dalam perangkat lunak dengan sistem bantuan berkendara XPILOT. Sistem ini menggabungkan kamera, radar, dan sensor untuk adaptive cruise control dan lane centering. Selain itu, pembaruan over-the-air membuat fitur kendaraan terus berkembang tanpa harus datang ke bengkel.

BYD Seal membawa sistem DiPilot ADAS yang juga kompetitif di kelasnya. Integrasi sistem dikembangkan dalam satu ekosistem internal BYD sehingga stabilitas dan respons kendaraan terjaga. Fitur keselamatan aktif menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang mengutamakan perlindungan maksimal.

Pendekatan XPeng lebih menekankan software dan pengalaman digital. Sedangkan BYD mengutamakan integrasi sistem yang solid dan aman. Kedua strategi ini memberi keunggulan masing-masing dalam persaingan EV sedan.

Interior dan Kenyamanan

XPeng P7 menghadirkan kabin minimalis digital dengan layar tengah besar dan panel instrumen modern. Nuansa kabin futuristis menciptakan kesan mobil masa depan. Ruang kaki lega berkat wheelbase panjang meningkatkan kenyamanan perjalanan jauh.

BYD Seal menonjolkan interior modern dengan layar putar khas dan material premium. Kabin terasa mewah sekaligus fungsional untuk pengemudi dan penumpang. Kedua kendaraan memberi kenyamanan optimal dalam perjalanan jarak jauh maupun perkotaan.

Pengaturan ergonomis serta kualitas material mendukung pengalaman berkendara yang menyenangkan. Setiap elemen interior dirancang untuk kenyamanan dan kemudahan akses. Penumpang dapat merasakan kemewahan tanpa mengorbankan fungsionalitas.

Harga dan Posisi Pasar Indonesia

Di pasar Indonesia, BYD Seal dipatok sekitar Rp600–700 jutaan tergantung varian. XPeng P7 jika masuk resmi diperkirakan berada di kisaran Rp700–900 jutaan. Selisih harga ini menjadi pertimbangan konsumen antara value dan teknologi.

XPeng P7 lebih menarik bagi mereka yang mengutamakan software canggih dan kabin futuristis. BYD Seal menonjol bagi pengguna yang mencari keseimbangan performa, keamanan baterai, dan harga kompetitif. Persaingan ini memperluas pilihan bagi calon pemilik EV sedan di Indonesia.

Duel XPeng P7 dan BYD Seal menunjukkan keseriusan produsen China dalam segmen EV premium. Konsumen diuntungkan karena pilihan kendaraan listrik semakin beragam. Persaingan sehat mendorong inovasi dan kualitas yang lebih tinggi di pasar sedan listrik.

Kedua model membuka era baru bagi konsumen yang ingin naik kelas dari EV kompak ke sedan listrik. Peningkatan performa, teknologi, dan kenyamanan menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Dengan opsi ini, pasar EV di Indonesia semakin berkembang dan kompetitif.

Terkini